Selama beberapa dekade, WWE bisa dibilang sebagai Raja dalam industri gulat profesional, tidak banyak kompetitor yang bisa bersaing secara signifikan dengan perusahaan in karena didukung kekuatan finansial dan relasi ke berbagai industri yang menyokongnya (Industri Televisi, Media, Hukum, dll). Setelah duduk nyaman diatas kursi singgasana di industri pergulatan, muncul sebuah perusahaan gulat profesional yang dikomandoi oleh taipan campuran asal Pakistan dan USA yang dinamai dengan All Elite Wrestling (AEW).

Berikut ini adalah hal-hal yang perlu kalian ketahui mengenai All Elite Wrestiling

1. Persiapan dari tahun 2018

Banyak yang tidak mengetahui bahwa proses berdirinya AEW dimulai dari tahun 2018, dimana hl itu dimulai dengan beberapa nama yang didaftarkan di Jacksonville, Florida  sebagai sebuah trademark dengan nama All Elite Wrestling, AEW All Out, All Out, AEW, Double or Nothing, dll. Dimana ini semakin memperkuat spekulasi penggemar di internet, bahwa Perusahaan gulat professional yang baru akan muncul dengan nama All Elite Wrestling (AEW)

Harapan publik akhirnya terjawab di Januari 2019, dimana AEW akan mengadakan pertunjukan gulat berkala dan menunjuk Cody Rhodes dan Young Bucks sebagai Executive Vice President, dan Tony Khan sebagai Presiden dan juga investor Perusahaan gulat yang bernama All Elite Wresetling.

2. Cody Rhodes and The Young Bucks (Matt & Nick Jackson)

Cody Rhodes AEW
Cody Rhodes
Young Bucks AEW
Nick Jackson (kiri) and Matt Jackson (kanan)

AEW mungkin tidak bakal ada jika tidak ada dua figur sentral diatas, Cody Rhodes merupakan salah satu pegulat veteran yang telah mencicipi asam manis dunia pergulatan selama 15 tahun lamanya di Amerka dan Jepang, dimana akhirnya dia bertemu dengan Nick and Matt Jackson dan berkolaborasi untuk membuat independent event (pertunjukan indie) yang menggabungkan seluruh pegulat dari berbagai promotor industri pergulatan ternama di seluruh dunia.

Pertunjukan yang di promosikan oleh Cody and Young Bucks bernama  “ALL IN“, dimana pertunjukan ini bisa dibilang sebagai katalisator  berdirinya AEW di masa mendatang. Pertunjukan ini terbukti sukses dengan terjualnya seluruh tiket (sold out) hanya dalam waktu 30 menit, dan menorehkan sejarah sebagai satu-satunya promotor lokal yang tidak terafiliasi dengan WWE yang  berhasil menjual tiket dalam jumlah yang besar (lebih dari 10.000 tiket).

3. Figur Shahid and Tony Khan

Shahid dan Tony Khan

Shahid Khan merupakan pengusaha amerika yang berdarah pakistan yang memiliki beberapa bisnis yang tersebar di seluruh dunia. Bisnis utama pengusaha yang beragama islam ini adalah Flex-N-Gate, dimana bisnis ini bergerak di bidang manufaktur di bidang otomotif. Beliau memiliki seorang anak laki-laki yang bernama Tony Khan yang juga seorang pengusaha muda yang memiliki bisnis dibidang olahraga dengan teknologi analisis yang bernama TruMedia Networks. 

Shahid dan Tony Khan merupakan investor dibelakang berdirinya AEW, hal tersebut di konfirmasi oleh Tony Khan sendiri dengan mengatakan di press releasenya,
” Saya adalah investor utama, penggemar dan penjamin di All Elite Wrestling, dan saya mengharapkan hal yang terbaik untuk hari ini dan kedepanya (AEW), dan semua orang yang berpartisipasi dalam peluncuranya minggu ini, Saya tahu AEW akan disambut oleh penggemar gulat baik di US maupun di seluruh dunia yang siap terhadap sesuatu yang baru dan orisinil. AEW akan bekerja keras mewujudkan janji itu.” 
(Diterjemahkan dari sumber berikut).

Dengan adanya figur orang yang memiliki dana finansial yang tidak kalah besar dengan Vince Mcmahon (Owner WWE),  maka talent-talent pegulat mempunyai opsi yang lebih banyak jika ingin berkarya di industri gulat professional. 

4. Memiliki acara setiap minggu seperti WWE

WWE vs NXT

 WWE memiliki tiga acara utama dengan 2 stasiun tv yang berbeda setiap minggunya, 
– RAW setiap Senin (LIVE) dan ditayangkan oleh USA Network.
– NXT setiap Rabu (LIVE) dan ditayangkan oleh USA Network.  
– Smackdown setiap Jumat (LIVE) dan ditayangkan oleh FOX Broadcasting Company.

Sedangkan AEW baru memiliki 1 acara setiap minggunya yang bernama AEW Dynamite (Ditayangkan oleh TNT Network), yang ditayangkan setiap hari Rabu (LIVE) dan 2 acara tambahan yang ditayangkan via streaming online (Youtube) yang bernama:
– AEW Dark setiap senin dan ditayangkan melalui Youtube (link)
– AEW Dark Elevation setiap selasa dan ditayangkan melalui Youtube (di channel yang sama dengan AEW Dark)

Penetrasi pasar AEW memang belum sebaik dan seluas WWE, namun dengan adanya weekly show, AEW bisa dibilang cukup serius untuk menjadi alternatif dari WWE. 

5. Pegulat bisa bergulat di tempat lain (Promotor lainya)

Ada perbedaan signifikan dari AEW dan WWE terhadap talent pegulatnya, di WWE, talent tidak bisa bergulat di promotor lain/rival selain dari WWE. Hal tersebut sedikit berbeda dari AEW yang membolehkan talent nya untuk beraktivitas di promotor lainya. 
Contohnya adalah Chris Jericho dan John Moxley yang bergulat di promotor asal negri sakura, New Japan Pro Wrestling (NJPW).
Ada juga contohnya dari pegulat wanita yang bernama Thunder Rosa yang bermain di AEW walau secara kontrak dia berada di naungan promotor asal amerika lainya, yang bernama National Wresling Aliance (NWA).

Mungkin tidak telalu banyak perbedaan antara AEW dengan WWE jika dilihat dari cara kerja dan output yang dihasilkan, namun penulis bisa katakan bahwa AEW adalah salah satu alternatif terbaik untuk para pegulat yang ingin terus berkarya di tempat teratas industri Professional Wrestling

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Artikel Lain :